SEMINAR & WORKSHOP NEURO LINGUISTIC PARENTING 2016 : Rahasia Mempengaruhi Anak Dengan Bahasa Cinta Anak, Dalam Upaya Membangun Generasi Sehat dan Berkepribadian Unggul


Masalah dekadensi moral atau terjadinya krisis kepribadian pada anak didik merupakan masalah yang sekarang ini menjadi perhatian semua pihak, terutama bagi para pendidik, ulama, pemuka masyarakat dan para orang tua melihat berbagai fenomena yang melanda generasi dambaan umat dan bangsa.
Tanggungjawab pendidikan seharusnya dilakukan secara integratif di lingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat. Tri pusat pendidikan ini jangan sebatas lip service, namun harus diaktualkan. 🙂

Sebagai suatu lembaga, sekolah memiliki tanggung jawab moral bagaimana anak didik itu pintar dan cerdas sebagaimana diharapkan oleh orang tuanya. Tugas seorang guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mendidik anak, sehingga anak tidak hanya memiliki kecerdasan kogntif, tetapi juga memiliki karakter yang baik sebagaimana tujuan ideal pendidikan.
Neuro-linguistic programming (NLP) adalah sebuah pendekatan komunikasi, pengembangan pribadi, dan psikoterapi yang diciptakan oleh Richard Bandler dan John Grinder di California, USA pada tahun 1970-an. Penciptanya mengklaim adanya hubungan antara proses neurologi (“neuro”), bahasa (“linguistic”) dan pola perilaku yang dipelajari melalui pengalaman (“programming”) dan bahwa hal tersebut dapat diubah untuk mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan. Maka, dalam Seminar ini yang kami angkat adalah dunia Parenting sehingga konteks NLP menjadi Neuro-linguistic parenting (NLP).

30 Oktober 2016 @Gedung Auditorium Djokosoetono Fakultas Hukum Universitas Indonesia
30 Oktober 2016 @Gedung Auditorium Djokosoetono Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Maksud dan Tujuan
Kegiatan ini dilaksnakan dengan maksud dan tujuan untuk :
1.    Sharing informasi tentang berbagai persoalan yang berhubungan dengan isu-isu aktual ihwal pengajaran dan dunia pendidikan;
2.    Meng-update berbagai informasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran guna mewujudkan kualitas pendidikan yang lebih baik;
3.    Silaturrahim antar seluruh stake holder pendidikan.

14955835_1259268584096081_2826448417605883458_n
Nara Sumber
1. Richard D.S Afandi, CCH, CHt

(Trainer Neuro Linguistic Programming & Consulting Hypnotist NGH USA)
2. Dr. Bintang Bayu Aryandi

(Dokter RS Jiwa Terbesar di Indonesia – Trainer Pemberdayaan diri berbasis Neuroscience)
3. Teuku Zulfikar Zahmadan
(Senior Consultant Finger Print Analyst – Talents Spectrum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *