#GEMMATAARUF

#GEMMATaaruf

Apa itu Ta’aruf ?

Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),

“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).

 

Kata li ta’aarafuu dalam ayat ini mengandug makna bahwa, aslinya tujuan dari semua ciptaan ALLAH itu adalah agar kita semua saling mengenal yang satu terhadap yang lain. Sehingga secara umum, ta’aruf bisa berarti saling mengenal. Dengan bahasa yang jelas ta’aruf adalah upaya sebagian orang untuk mengenal sebagian yang lain.

 

Pacaran Vs Ta’aruf  ? Mana yang diridhoi ALLAH?

Lebih penting penilaian ALLAH atau penilaian manusia? Lihat lagi tujuan hidup kita di dunia, untuk apa kita diberikan umur ini ? Untuk bersenang-senang dengan sesuatu yang singkat saja kah ? Jelas di Al-Qur’an disebutkan, bahwa tujuan kita hidup di dunia cuma satu, BERIBADAH. Karena itu segalanya harus diarahkan kesana.

Termasuk dalam pencarian jodoh. Jika diniatkan bahwa kita menikah untuk ibadah. Maka jalan mencari jodohnya pun harus berbentuk ibadah.

Bagaimana kalau saya pacaran dulu sebelum menikah? Hmm…

Dengan adanya tayangan di Televisi, Sinetron dan lain sebagainya, Pacaran menjadi suatu hal yang telah menyebar luas dikalangan masyarakat sebuah kebiasaan yang terlarang dalam islam namun sadar tak sadar telah menjadi suatu hal yang sangat sering kita lihat bahkan sebahagian orang menganggapnya adalah suatu hal yang boleh-boleh saja, bahkan menjadi LifeStyle dikalangan remaja atau muda-mudi sekarang ini.

Lalu jika demikian bagaimanakah tinjauan islam tentang hal ini? Berikut penulis coba jelaskan sedikit kepada pembaca –sesuai dengan ilmu yang sampai kepada penulis– bagaimana islam memandang pacaran.

Pacaran adalah suatu yang sudah jelas keharamannya dalam islam, dalil tentang hal ini banyak sekali diantaranya adalah firman ALLAH ‘Azza wa Jalla :

وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً

Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’ [17] : 32).

Karena itu, kenapa tak ada pacaran dalam Islam. Dan tak ada juga yang namanya pacaran islami. Ta’aruf adalah pacaran syari’ah? Jelas salah! Pacaran tetap pacaran meskipun dilabeli islami. Namun, memang sudah jadi fitrah manusia untuk mempunyai perasaan suka terhadap lawan jenisnya. Oleh karena itu, Islam memfasilitasinya melalui pernikahan.

Dan ta’aruf adalah jalan menuju pernikahan yang dianjurkan Islam. Tidak melalui pacaran. Cinta itu begitu bernilai dan suci. Karena itu, ia tidak boleh diumbar secara murahan, apalagi melanggar syariat ALLAH.

 

Apa itu #GEMMATaaruf ?

#GEMMATaaruf sebuah Gerakan atau Program dari Yayasan GEMMA INSANI INDONESIA untuk mensyi’arkan Taaruf (dalam konteks menikah, maka ta’aruf adalah proses saling mengenal antara laki-laki dan wanita) sebelum pernikahan, dengan tujuan membantu serta menolong siapapun yang belum menemukan pasangan hidupnya untuk dipertemukan secara islam dengan pasangannya menggunakan metode ta’aruf serta membangun kehidupan masyarakat madaniyah, taat kepada aturan islam dan segala aturan yang berlaku di Negara Indonesia sehingga melahirkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah.

 

Website #GEMMATaaruf  sedang dibangun dan Insya ALLAH akan Launching dalam waktu dekat. Aamiin